Kutatap telapak tanganku
tak berani menengadah
kusebut namaNya sebanyak dan semampuku
memuja dan memujiNya karena fakta semesta
dalam kesunyian semua memori berputar ulang
kepenatan, kekesalan, bahkan hujatan kepadaNya terekam
lupa, lupa pada segala baik yang diberikan olehNya, cuma-cuma!
menyadari dalam cermin hati ini masih banyak bayangan dunia
berusaha menghapusnya satu demi satu hanya untuk Sang Maha
dalam doa selalu mengharap bertemu denganNya, mendapat syafaat sang Nabi dengan seizinNya
dunia itu fana, akherat itu abadi
memecahkan cermin dunia, mengakses energi tanpa batas dariNya,
malam ini aku menyesali dan mensyukuri semuanya
Ya Allah, izinkan aku kembali...
tak berani menengadah
kusebut namaNya sebanyak dan semampuku
memuja dan memujiNya karena fakta semesta
dalam kesunyian semua memori berputar ulang
kepenatan, kekesalan, bahkan hujatan kepadaNya terekam
lupa, lupa pada segala baik yang diberikan olehNya, cuma-cuma!
menyadari dalam cermin hati ini masih banyak bayangan dunia
berusaha menghapusnya satu demi satu hanya untuk Sang Maha
dalam doa selalu mengharap bertemu denganNya, mendapat syafaat sang Nabi dengan seizinNya
dunia itu fana, akherat itu abadi
memecahkan cermin dunia, mengakses energi tanpa batas dariNya,
malam ini aku menyesali dan mensyukuri semuanya
Ya Allah, izinkan aku kembali...





0 comments
Poskan Komentar