Izinkan aku kembali...


Kutatap telapak tanganku

tak berani menengadah

kusebut namaNya sebanyak dan semampuku

memuja dan memujiNya karena fakta semesta

dalam kesunyian semua memori berputar ulang

kepenatan, kekesalan, bahkan hujatan kepadaNya terekam

lupa, lupa pada segala baik yang diberikan olehNya, cuma-cuma!

menyadari dalam cermin hati ini masih banyak bayangan dunia

berusaha menghapusnya satu demi satu hanya untuk Sang Maha

dalam doa selalu mengharap bertemu denganNya, mendapat syafaat sang Nabi dengan seizinNya

dunia itu fana, akherat itu abadi

memecahkan cermin dunia, mengakses energi tanpa batas dariNya,

malam ini aku menyesali dan mensyukuri semuanya

Ya Allah, izinkan aku kembali...

0 comments

Poskan Komentar