memperhatikanmu menangkap momen mentari
segelas latte selalu menemanimu
rubik 3x3 kau mainkan sembari menunggu
kau memanggil, senja telah usai
aku melangkah, gundah
ingin memaksamu terus di sini
ingin rasanya duduk berdua denganmu
kau mengangsurkan uang
mata kita bertatapan
"Maaf...", kataku
"Gak papa." ujarnya sembari tersenyum
DEG!
jarak mejanya ke tempat kasir serasa lama
jantung berdetak cepat, menggila
uang kembalian dan nota kuletakkan di meja
menikmati detik-detik akhir bersamanya
"Makasih ya."
"Sama-sama, mas. Silakan datang lagi."
Kuambil cangkir kosong lattemu. "Semoga besok dia datang lagi," batinku. Saat berbalik....
"Tunggu...Namamu siapa?"
HAH! Dia manggil! Gugup. Salah tingkah. Aku pun kembali berhadapan dengannya.
"Emh, nama ya? Anuu, nama saya Shiva"
"Kok nervous sih? Santai aja kali. Namamu bagus. Gue Dika."
to be continued...




kok namanya beda sama yang di sebelah ? [-(
jangan lupa, lanjutanya adalah...jangan bugil di depan kamera...eh?? -__-"
Hahaha... Rencananya emang gak pake tokoh Ngerumpi, Be. Jadi, yg di sini balik ke pakem cerita aslinya. :D
Bugil? Makanan apa itu?? :)) :))